Pages

August 15, 2015

.Bukan angka kosong.

Bismillah.




"Sanah Helwa.."


"Terima kasih.."


"Haha.. orang tu dah tua dah. Dua puluh SATU tahun dah.. Kita baru dua puluh." ligat saya menyakat. Adakalanya mereka juga begitu. Bergurau dengan sahabat yang dicintai itu, terasa indah nikmatnya. Ada ketikanya dapat melihat memek muka mereka yang kurang berpuas hati. Juga ada waktunya melihat wajah yang kadang merengus geram tidak mahu melawan, kadang menggeletek hati. Ah pasti zaman-zaman ini yang akan dirindui nanti.


"Kan? tua dah. Tapi sekurangnya, umur ana (kata ganti diri : bahasa arab) dua puluh SATU tahun! Kita sendiri tahu, dalam agama ini, Islam tidak akan melahirkan individu-individu yang berangka KOSONG itu.. kerana agama yang benar ini, datangnya dari Allah. Pasti Dia menjaga rijal-rijal yang membawa dan menyampaikan agamaNya." Dia memulangkan paku buah keras.


Pecah berderai tawa kami bersama ahli rumah yang lain. Wah, ini bukan calang-calang 'ukhti' untuk kita sakat menjadi bahan. Balas gurauannya si dia, mampu meningkatkan iman. Ungkapan itu benar-benar memberi kesan.


'Dalam agama ini, Islam tidak akan melahirkan individu-individu yang berangka KOSONG itu..'


Saya hanya mampu menggeleng. Bicaranya sedikit, namun kesannya membekas. Sungguh benarlah tutur bicara seorang murobbi terkenal KH Rahmat Abdullah, "Memang seperti itulah dakwah. Dakwah adalah cinta. Dan cinta akan menuntut semuanya darimu. Sampai pikiranmu, perhatianmu, berjalan, duduk, dan tidurmu. Bahkan dalam lelapmu isimu pun tentang dakwah. Tentang umat yang kau cintai."


Saya sendiri sering memikirkan, apakah sudah benar cintakah jiwa dan jasad ini pada satu amal yang bernama DAKWAH? Apakah yang telah saya lakukan sepanjang saya mengenali apa itu tarbiyah Islam? Allahu.


Dan akhirnya angka dua puluh SATU itu kunjung jua. Bertalu ucapan 'sanah helwa', 'selamat hari lahir', 'happy birthday' dari sahabat, sanak saudara dan jiran tetangga. Semoga saya benar-benar dapat menjadi hamba Allah yang bukan angka kosong dalam amalnya. Bukan angka kosong pada bicaranya. Bukan angka kosong dalam gerak langkah dakwahnya. Bukan!


Tapi angka-angka yang bernilai dalam Islam, angka-angka yang bernilai disisi Allah. 


MOGA!


Alhamdulillah wa syukurillah atas nikmat usia yang Allah berikan ini. Thabbit qulubana ala deenik ya Allah..